Kamis, 30 Juni 2016

SDLC

SDLC (Systems Development Life Cycle, Siklus Hidup Pengembangan Sistem)

Pengertiannya adalah : proses dalam pembuatan dan pengubahan dalam sistem serta model dan metodologi yang telah digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut. Konsep ini pada umumnya merujuk pada suatu  sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang telah diambil untuk suatu mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap atara lain: rencana (planning), analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance). Dalam ini rekayasa perangkat lunak angsyat Ä, konsep SDLC telah mendasari berbagai jenis metodologi dalam pengembangan pada perangkat lunak. Metodologi-metodologi ini telah membentuk suatu kerangka kerja untuk suatu perencanaan dan pengendalian pembuatan oleh sistem informasi, yaitu pada proses pengembangan oleh perangkat lunak. Hal ini terdapat 3 jenis metode siklus hidup oleh sistem yang telah paling banyak digunakan, yaitu: siklus hidup oleh sistem tradisional (traditional system life cycle), siklus hidup yang menggunakan prototyping (life cycle using prototyping), dan siklus hidup oleh sistem orientasi objek (object-oriented system life cycle).
Berikut ini penjelasan tahap-tahap pada SDLC yaitu:
1.      Perencanaan
Pada Fase perencanaan adalah sebuah proses pada dasarnya untuk memahami suatu mengapa sebuah sistem harus dibangun. Pada fase ini diperlukan suatu analisa kelayakan uji coba dengan mencari data atau melakukan proses information gathering kepada semua pengguna.
2.      Analisa
Pada Fase analisa adalah sebuah proses telah investigasi terhadap suatu sistem yang sedang berjalan dengan suatu tujuan untuk mendapatkan sebuah untuk jawaban mengenai pengguna sistem ini, cara kerja suatu sistem dan waktu penggunaan oleh sistem. Dari proses analisa ini akan di dapatkan cara untuk membangun suatu sistem baru.
3.      Rancangan
Pada Fase perancangan merupakan proses yang telah penentuan cara kerja suatu sistem dalam hal sebagai berikut: architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, program design. Hasil dari suatu proses perancangan ini akan didapatkan hasil spesifikasi system.
4.      Implementasi

Fase implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian suatu sistem, instalasi oleh sistem, dan rencana dukungan oleh sistem.

ISMS

Pengertian, dan manfaat perlindungan terhadap aspek-aspek (confidentiality, integrity, availability) pada Information Security Management System (ISMS)

Pengertiannya adalah :
Sistem Manajement Keamanan Informasi (ISMS), rata-rata sudah digunakan para manajer untuk menganalisa  mengukur, menganalisa, dan mengendalikan keamanan yang ada informasi mereka punya . Konsep utama yang di punyai ISMS untuk suatu organisasi adalah untuk membuat suatu rancangan, mengimplementasikan, dan menjaga suatu rangkaian yang telah terpadu proses dan sistem untuk secara yang lebih efektif mengelola suatu keamanan informasi dan telah menjamin kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan oleh aset-aset informasi serta meminimalkan risiko yang di terima keamanan informasi.
Manajemen Keamanan Informasi ini telah memberikan perlindungan informasi dan penghitungan aset-aset. Standar ISO/IEC 27001:2005 adalah suatu proses dari mengaplikasikan kontrol manajemen oleh keamanan di dalam suatu organisasi yang sudah untuk mendapatkan servis keamanan dalamwaktu dan rangka meminimalisir risiko oleh aset dan memastikan keberlangsungan bisnis-bisnis. Servis keamanan yang telah utama yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
1.    Information Confidentiality  (IC)(Kerahasiaan Informasi)
2.    Information Integrity (II) (Integritas Informasi)
3.    Services Availibility (SA) (Ketersediaan servis)
Manajemen Keamanan Informasi ini telah mempunyai 3 bagian kunci dalam menyediakan jaminan untuk layanan keamanan informasi, diantaranya :
1.    Kerahasiaan
Memastikan bahwa semua informasi dapat diakses hanya untuk mereka yang telah mempunyai hak untuk mempunyai akses.
2.    Integritas
Melindungi semua kelengkapan dan semua ketelitian suatu informasi  dan juga memproses semua metoda.
3.    Ketersediaan
Memastikan bahwa para pemakainya mempunyai semua hak akses ke informasi dan berhubungan dengan semua aset ketika sedang diperlukan.

Manfaatnya :
Beberapa manfaat yang akan dapat di peroleh dari Information Security Management System (ISMS), yaitu :
1.    ISO 27001 dapat meminta anda untuk terus dan meningkatkan semua keamanan informasi dari perusahaan Anda. Hal ini membantu anda untuk lebih mau menentukan jumlah akan keamanan yang sangat tepat yang akan dibutuhkan di perusahaan. Sumber daya yang akan dihabiskan tidak terlalu sedikit, tidak terlalu banyak, tapi dalam jumlah yang sangat tepat.
2.    Memberikan sebuah keyakinan dan jaminan kepada semua klien ataupun mitra dagang perusahaan, bahwa perusahaan mempunyai manajemen yang akan keamanan informasi yang sangat  baik sesuai dengan standar internasional. Selain itu, ISO 27001 juga dapat digunakan oleh untuk mempromosikan sebuah perusahaan.
3.    Memastikan bahwa semua organisasi Anda memiliki kontrol yang terkait keamanan informasi terhadap lingkungan anda pada proses bisnisnya yang mungkin menimbulkan akan risiko atau gangguan.
4.    Operasional organisasi atau perusahaan akan sangat berjalan baik karena tugas dan tanggung jawab semua serta proses bisnis secara jelas telah  terdefinisi.

5.    Membantu organisasi dalam menjalankan semua perubahan-perubahan baik yang berkesinambungan dalam pengelolaan semua keamanan informasi.

Sabtu, 07 Mei 2016

E-billing

Sistem Pembayaran Pajak Elektronic (E-Billing)

Pengertian E-Billing ?
            E-Billing adalah Merupakan Aplikasi yang menawarkan apa saja untuk kemudahan pembayaran pajak melalui metode pembayaran elektronik  dengan menggunakan metode billing. Dimana kode billing tersebut merupakan kode indentifikasi yang di terbitkan melalui system billing atas suatu jenis pemabayaran atau setoran pajak yang dikenakan wajib pajak.

Keunggulan System Billing
1.      Lebih Mudah
·         Dapat juga melakukan transaksi pembayaran pajak bisa melalui Internet banking atau ATM
·         Dan hanya perlu membawa catatan yang berupa kode billing untuk melakukan transaksi pembayaran pajak tersebut
2.      Lebih Cepat
·         Dapat juga melakukan transaksi pembayaran pajak cuman dalam hitungan menit saja
·         Dan tidak perlu lagi mengantri lama di loket,teller hanya perlu menginput satu kode saja
3.      Lebih Akurat
·         Jika ada kesalahan dalam mengentry atau memasukan data yang biasa terjadi di teller dapat terleliminasi
·         web application menyediakan validation rules/function/interface yang meminimalisasi kekeliruan

Kekurangan Sistem Billing
1.       Sistem software ini masih sangat mudah dapat di hack
  1. Jika internet atau listik di sekitar sedang dalam bermasalah, maka sistem ini pun akan ikut bermasalah juga, karena sistem ini sangat benar-benar tergantung oleh internet dan juga listrik pada rumah atau bangunan tersebut.
  2. Jika software masternya terkena sudah terkena virus dan seluruh datanya menghilang sulit untuk mencari di history back up-nya.
  3. Menurut para penggunanya, sistem ini masih terdapat banyak sekali Bug, dan masih sangat mudah dilumpuhkan. Oleh karena itu keamanan sistem ini belum masih belum terjamin sepenuhnya. 
1.     Cara Mendaftar pada Akun E-Billing
·         Masukan link tersebut ke http://sse.pajak.go.id
·         Masukkan NPWP milik anda, e-mail milik anda dan user ID yang anda inginkan. 
·         Anda Akan mendapatkan ada email konfirmasi yang telah dikirim, jadi pastikan bahwa alamat email yang anda dikirimkan itu sudah valid (digunakan untuk validasi).
·         Cek pada email anda yang telah di daftrakan, setelah itu ikuti petunjuk yang tertera pada email yang terkirim tersebut
·         Maukan kode aktivitasi yang anda telah dapatkan di email anda

2.     Cara Pembuatan Kode Billing
·         Login pada user ID dan PIN anda yang terdapat di email anda
·         Input data SSP, lalu jika anda telah selesai lalu simpan
·         Setelah itu akan muncul notifikasi, lalu klik Ok
·         Lalu cek data yang sudah anda masukan, jika sudah sesuai klik “Terbitkan kode billing”
·         Cek kode billing yang tertea di situ

3.     Pembayaran
Lalu lakukan pembayaran dengan kode billing tersebut melalui tempat pembayaran pajak, seperti pada teller kantor pos, teller bank, via ATM, dan internet banking. Kode billing tersebut berlaku 7 X 24 jam.

Manfaat dan Efisiensi dalam menggunakan E-Billing
1.      Lebih Mudah
·         Dapat juga melakukan transaksi pembayaran pajak bisa melalui Internet banking atau ATM
·         Dan hanya perlu membawa catatan yang berupa kode billing untuk melakukan transaksi pembayaran pajak tersebut
2.      Lebih Cepat
·         Dapat juga melakukan transaksi pembayaran pajak cuman dalam hitungan menit saja
·         Dan tidak perlu lagi mengantri lama di loket,teller hanya perlu menginput satu kode saja
3.      Lebih Akurat
·         Jika ada kesalahan dalam mengentry atau memasukan data yang biasa terjadi di teller dapat terleliminasi
·         web application menyediakan validation rules/function/interface yang meminimalisasi kekeliruan




Study Kasus
            Pajak yang memiliki peranan yang sangat begitu penting dalam perekonomian di  Indonesia. Hal ini dapat juga dilihat dari besarnya pada persentase yang telah dihasilkan oleh penerimaan pajak di dalam negeri pada APBN tahun 2008 sampai hingga 2013 yang berkisar antara 63% sampai hingga 75%, bahkan bila ditambah oleh dengan penerimaan pajak perdagangan internasional tersebut maka total penerimaan pajak yang di terima oleh pada APBN berkisar antara 67% sampai hingga 78%. Tentunya angka yang tidaklah begitu kecil dari keseluruhan penerimaan pajak oleh APBN. Dengan angka yang sedemikian begitu tinggi, maka penerimaan pajak yang memegang peranan yang sangatlah begitu penting dalam roda perekonomian di Indonesia.
Kesimpulan

            Pada kesimpulan di atas telah kita ketahui bahwa penggunaan internet untuk melakukan pendaftaran E-billing dapat mempermudah kita dalam mendaftar dan juga kita harus hati” dalam menggunakan internet karena ada sisi ngeatifnya juga.

Sabtu, 23 April 2016

Six Sigma dan TQM

Six Sigma dan  Total Quality Management ( TQM ). Kelebihan juga kekurangaannya

Six Sigma
                Six Sigma adalah suatu alat yang mempunyai manajemen baru yang digunakan untuk mengganti Total Quality Manajement ( TQM ), ini sangat terfokus terhadap pada pengendalian kualitas dengan cara mendalami sistem produksi perusahaan secara keseluruhan. Memiliki tujuan untuk, menghilangkan cacat pada produksi, memangkas/irit waktu pembuatan produk, dan mehilangkan atau hemat biaya. Six sigma juga disebut juga sebagai sistem komprehensive - maksudnya adalah strategi, disiplin ilmu, dan alat – alat yang bisa untuk mencapai dan mendukung kesuksesan di bisnis ini. Six Sigma disebut juga sebagai strategi karena ini terfokus pada peningkatan kepuasan pelanggan yang akan dilayankan, disebut disiplin ilmu karena mengikuti model formal, yaitu DMAIC denagan singkatan ( Define, Measure, Analyze, Improve, Control ) dan alat karena digunakan bersamaan dengan yang lainnya, seperti Diagram Pareto atau disebutjuga sebagai (Pareto Chart) dan Histogram. Kesuksesan pada peningkatan kualitas dan kinerja bisnis, tergantung pada dari kemampuan yang sangat berguna untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang mungkin bisa di selesaikan Kemampuan ini adalah hal yang ada fundamental dalam filosofi pada six sigma.

Total Quality Manajement (TQM)
            TQM atau disebut (Total Quality Manajement) adalah strategi manajement yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran pada kualitas pada semua yang akan di proses di dalam organisasi. Sesuai dengan yang di definisikan dari ISO, TQM adalah suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas pada perusahan ini, berdasarkan dari partisipasi dari semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan bersama dalam jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan kepada untuk semua anggota yang ada di dalam organisasi yang disertakan oleh semua masyarakat.

Kelebihan dan Kekurangan TQM dan Six Sigma
Kelebihan Six Sigma
Kelebihan-kelebihan yang dipunyai Six Sigma dibanding metode lain antara lain adalah:
  1. Six Sigma ini jauh lebih rinci daripada metode analisis yang lain berdasarkan statistik. Six Sigma ini dapat diterapkan juga di bidang usaha apa saja dan apa pun mulai dari perencanaan strategi yang sangat bagus sampai operasional pada perusahan hingga pelayanan pelanggan yang bagus dan maksimalisasi motivasi atas usahayang mereka buat
  2. Six Sigma ini sangat berpotensi diterapkan pada hamper semua bidang jasa atau non manufaktur disampingkan dengan lingkungan teknikal, misalnya seperti dalam bidang manajemen, keuangan, pelayanan pada pelanggan, pemasaran, logistik, teknologi informasi dan sebagainya
  3. Dengan adanya Six Sigma ini dapat dipahami oleh sistem dan variabel mana yang dapat dimonitorkan dan direspon balik dengan cepat oleh si pengguna.
  4. Six Sigma ini sifatnya sangat tidak statis. Bila kebutuhan yang di perlukan oleh pelanggan berubah, kinerja sigma akan berubah secara dratis

Kekurangan Six Sigma

-Dalam perencanaannya perlu waktu yang sangat cukup
-Perlunya ketekunan dan keterampilan dalam menjalankan strategi ini karena demi mendapatkan suatu produk yang lebih baik harus dilakukan pemantauan secara yang lebih teratur
-Perlu orang-orang yang memang terlatihdan hebat juga dan juga harus memiliki pengetahuan yang tinggi karena tuntutan ini untuk terus mengurangi produk cacat pada nantinya



Kelebihan TQM


TQM Mempunyai kelebihan yang menuguntungkan diantaranya yaitu : Memenuhi kepuasan dari pelanggan, pengurangan dan hemat biaya, meningkatkan produktivitasuntuk pemasaran, meningkatkan pertumbuhan padapangsa pasar,efisiensi dan hemat waktu, meningkatkan keterampilan kepada manajerial dan operasional dengan secara efektif dan efisien, serta untuk pemberdayaan karyawan. 

Jumat, 01 April 2016

Pengertian, Manfaat, dan Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi Bagi Lingkungan sekitar



Pengertian, Manfaat, dan Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi Bagi Lingkungan sekitar


Pengertiannya :
            Manajemen layanan sistem informasi adalah suatu metode yang pengolahan sistem  Teknologi Informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen/pemakai layanan TI terhadap bisnis perusahaan. Manajemen layanan sistem informasi merupakan pengertian kebalikan dari pendekatan sistem manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi. Istilah manajemen layanan sistem informasi tidak berasal dari suatu organisasi, pengarang, atau pemasok tertentu dan awal penggunaan frasa ini tidak terlalu jelas kapan di mulainya.
                Manajemen Layanan TI atau manajemen layanan yang mempunyai dukungan besar dari TI / IT service management or IT service support management( ITSM atau ITSSM) mengacu pada pelaksanaan dan pengelolaan dari kualitas layanan TI yang memenuhi semua kebutuhan bisnis. Layanan manajemen TI dilakukan oleh penyediaan layanan TI melalui kombinasi yang sangat tepat dari teknologi, manusia, proses dan informasi.

Manfaatnya :
            Berikut ini manfaat dari Peranan ManajemenLayananSistem Informasi Bagi Lingkungan antara lain sebagai berikut 

  1. Meningkatan aksesbilitas denagan cepat dan akurat sehingga tidak memakan waktu banyak, tanpa harus ada peranan dalam sistem informasi. Layanan sistem informasi menjadi jauh lebih akurat dalam proses pembuatan dan pembangunnya sehingga membangun dengan lebih jelas.
  2.   Memastikan banyaknya tersedianya kualitas dan terampildalammenggunakan sistem informasi. Jika pada suatu saat terjadi kerusakan kita akan mengetahui dimana kerusakan itu berasal dan dari mana asalnya secara cepat dan akurat karena ada penggunaan yang akan di dalamnya ada perbaikan.
  3. Memudahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan – kebutuhan yang kita butuhkan dan juga yang akan menerampilkan pendukung dalam sistem informasi. Dengan ini memudahkan kita dalam pengerjaan dan juga memudahkan dalam kita untuk keterampilan dalam sistem informasi tersebut.
  4.  Organisasi yang akan menggunakan sistem informasi sebagai untuk mengelolah banyak transaksi yang kita butuhkan , mengurangi biaya atau menghemat biaya dan juga bisa menghasilkan banyak pendapat untuk mereka semua. Maka dari itu kita semuaakan merasa lebih mudah dalam mengerjakan apapun dengan layanan sistem informasi.  

Peranan :
            Layanan sistem informasi memiliki  banyak peran yang sangat efektif dan juga sangat penting bagi organisasi manapun. Layanan sistem informasi memliki banyak peran juga dalam kegiatan – kegiatan bisnis yang sangat operasional, dan juga menunjang oragnisasi agar dapat mengambil kesimpulan, dan juga banyak menunjang keungulan strategi kompeitif dalam organisasi. Contohnya seperti membangun dan pelayanan yang lebih baik lagi yang telah di sediakan oleh pelayanan sistem informasi.   

Sabtu, 24 Oktober 2015

Bekerjasama Dalam Team

Mata Kuliah : Softskill Teori Organisasi Umum

Materi : Bekerjasama Dalam Team

Kelas : 1KA24

Nama Kelompok : Afify Marus (10114399)

                               Ahmad Jamaludin (10114571)

                               Goldy (14114605)

                               Ranu Ramadhan (1D114171)

KOMUNIKASI

Komunikasi

Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang,

kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar

terhubung dengan lingkungan dan orang lain".Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara

lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa

verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan

menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum,

menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa

nonverbal.

Arti Penting Komunikasi


Komunikasi itu sangat penting untuk kehidupan sehari-hari dalam kehidupan kita juga harus

berkomunikasi kepada orang sekitar kita.

Jenis-Jenis Komunikasi :

Komunikasi Lisan

komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang

atau lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang

membatasi mereka. lisan ini terjadi pada saat dua orang atau lebih saling berbicara/ berdialog,

pada saat wawancara, rapat, berpidato.

komunikasi lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan

perantara alat seperti telepon, handphone, VoIP, dan lain sebagainya karena adanya jarak

dengan si pembicara dengan lawan bicara.


Komunikasi tulisan

komunikasi tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan

tanpa adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat, jelas,

dan dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa surat-menyurat, sms,

surat elektronik, dan lain sebagainya.

komunikasi tulisan juga dapat melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi

untuk masyarakat umum dengan isi naskah yang kompleks dan lengkap seperti surat kabar,

majalah, buku-buku. dan foto pun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara lisan namun

tanpa kata-kata. Begitu pula dengan spanduk, iklan, dan lain sebagainya.

Proses Komunikasi :

1. Penginterprestasian

Hal yang diinterpretasikan adalah motif komunikasi, terjadi dalam diri komunikator.

Artinya, proses komunikasi tahap pertama bermula sejak motif komunikasi muncul hingga

akal budi komunikator berhasil menginterpretasikan apa yang ia pikir dan rasakan ke dalam

pesan (masih abstrak). Proses penerjemahan motif komunikasi ke dalam pesan disebut

interpreting.

2. Penyandian

Tahap ini masih ada dalam komunikator dari pesan yang bersifat abstrak berhasil

diwujudkan oleh akal budi manusia ke dalam lambang komunikasi. Tahap ini disebut

encoding, akal budi manusia berfungsi sebagai encorder, alat penyandi: merubah pesan

abstrak menjadi konkret.

3. Pengiriman

Proses ini terjadi ketika komunikator melakukan tindakan komunikasi, mengirim

lambang komunikasi dengan peralatan jasmaniah yang disebut transmitter, alat pengirim

pesan.

4. Perjalanan

Tahapan ini terjadi antara komunikator dan komunikan, sejak pesan dikirim hingga

pesan diterima oleh komunikan.

5. Penerimaan

Tahapan ini ditandai dengan diterimanya lambang komunikasi melalui peralatan

jasmaniah komunikan.

6. Penyandian Balik

Tahap ini terjadi pada diri komunikan sejak lambang komunikasi diterima melalui

peralatan yang berfungsi sebagai receiver hingga akal budinya berhasil menguraikannya

(decoding).

7. Penginterpretasian

Tahap ini terjadi pada komunikan, sejak lambang komunikasi berhasil diurai kan

dalam bentuk pesan.

Proses komunikasi dapat dilihat pada skema di bawah ini:

Proses komunikasi dapat dilihat dari beberapa perspektif :

1. Perspektif psikologis.

2. Perspektif mekanis.

8. Perspektif Psikologis

Perspektif ini merupakan tahapan komunikator pada proses encoding, kemudian hasil

encoding ditransmisikan kepada komunikan sehingga terjadi komunikasi interpersonal.

9. Perspektif Mekanis

Perspektif ini merupakan tahapan disaat komunikator mentransfer pesan dengan

bahasa verbal/non verbal.

Komunikasi ini dibedakan :

1. Proses komunikasi primer.

2. Proses komunikasi sekunder.

3. Proses komunikasi linier.

4. Proses komunikasi sirkular.

10. Proses Komunikasi Primer

Proses komunikasi primer adalah penyampaian pikiran oleh komunikator kepada

komunikan menggunakan lambang sebagai media.

11. Proses Komunikasi Sekunder

Merupakan penyampaian pesan dengan menggunakan alat setelah memakai lambang

sebagai media pertama.

12. Proses Komunikasi Linier

Penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan sebagai titik terminal.

13. Proses Komunikasi Sirkular

Terjadinya feedback atau umpan balik dari komunikan ke komunikator.

Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude

change) pada orang yang terlibat dalam komunikasi. Komunikasi Efektif memungkinkan seseorang

dapat saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok

yang hasilnya sesuai dengan harapan.

Tujuan Komunikasi Efektif :

Tujuan Komunikasi  Efektif  Memberi  kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan

antara pemberi dan penerima  pesan. Sehingga tercipta  feed back yang baik antara pemberi dan

penerima pesan.

Komunikasi dapat dikatakan efektif apabila memenuhi tiga hal berikut :

1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh

pengirimnya.

2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti

dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.

3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk

menindaklanjuti pesan yang dikirim.

Prinsip Dasar Komunikasi Efektif :

1. Respect (Respek) Respect

Lawan Bicara sama halnya dengan menghargai diri sendiri. Prinsip menghormati ini harus selalu

Anda pegang dalam berkomunikasi. 

2. Empathy (Empati) Empathy

dihadapi orang lain.  Anda mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, sehingga

komunikasi akan terjalin dengan baik sesuai dengan kondisi psikologis lawan bicara Anda.

adalah Perasaan Positif atau penghormatan diri kepada lawan bicara. Anda menghargai

 adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang tengah


Bentuk Komunikasi Efektif:

1. Komunikasi verbal efektif :

- Berlangsung secara timbal balik.

- Makna pesan ringkas dan jelas.

- Bahasa mudah dipahami.

- Cara penyampaian mudah diterima

- Disampaikan secara tulus.

- Mempunyai tujuan yang jelas.

- Memperlihatkan norma yang berlaku.

- Disertai dengan humor.

2. Komunikasi non verbal :  Yang perlu di perhatikan dalam komunikasi non verbal adalah :

- Penampilan fisik.

- Sikap tubuh dan cara berjalan.

- Ekspresi wajah.

 - Sentuhan

Hambatan Komunikasi Efektif Kerangka berpikir Terdesak waktu Bahasa kelompok

Mendengarkan secara selektif  Perbedaan Status Kredibilitas sumber Perbedaan nilai Persepsi 

Semantik Komunikasi efektif terwujud bila terjadi kesamaan pemahaman antara pengirim dan

penerima.

Hal-Hal Yang Perlu di Perhatikan Dalam Komunikasi Efektif

• Berkomunikasi pada suasana yang menguntungkan.

• Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan di mengerti.

• Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan.

• Pesan dapat menggugah kepentingan dipihak komunikan yang dapat menguntungkannya.

• Pesan dapat menumbuhkan sesuatu penghargaan atau reward di pihak komunikan.


Implikasi Manajerial

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi

sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya adalah manajerial atau

manajemen

Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu :

1. Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan

    formulasi kebijakan.

2. implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.

BEKERJASAMA DALAM TEAM

Kelompok

Kelompok (group) adalah dua  atau lebih individu yang berinteraksi satu dengan yang

lain guna mencapai sasaran bersama.  Kelompok memiliki berberapa  karakterisitik ketika dua

atau lebih individu saling berinteraksi. kedua, kelompok meyediakan struktur untuk pekerjaan

dan interaksi dianatar anggotanya. Ketiga, anggotanya dapat menampilkan peran teknis

spesifik, kepemimpinan, penyelesaian masalah, dan sisi emosional. Dan keempat  setiap

anggota kelompok memiliki sasaran bersama.

Salah satu memahami definisi dari kelompok adalah dengan memikirikan tiga

persyaratan yang harus dipenuhi sebuah kelompok. Persyaratan pertama terkait dengan

ukuran(size). harus terdapat dua atau lebih individu untuk membentuk sebuah kelompok.

Walaupun terdapat persyaratan ukuran minimum, tidak ada batasan jumlah maksimum. 

Persyaratan kedua adalah, harus terdapat pertukaran atau komunikasi antara individu

yang membentuk kelompok.  Artinya, mereka harus berinteraksi satu dengan yang lain

dengan cara tertentu. Persyaratan terakhir adalah, adanya usaha untuk mencapai sebuah

sasaran bersama.  juka tidak adanya sasaran bersama, tidak ada pula apa yang kita sebut

kelompok.

Karakteristik Kelompok :

1.  Komposisi

sama lain. Anggota” kelompok homogen memiliki sejumlah karakteristik yang serupa.

Karakteristik ini mungkin saja terkait karakteristik  demografik (ras, gender, latar

belakang, sosial –ekonomi, pendidikan, usia atau latar belakang).

2. Hierarki Status

secara bergantian.

Komposisi kelompok berhbungan dengan kemiripan anggota kelompok satu

Status dan jabatanmerupakan istilah serupa hingga sering kali digunakan

3. Peran (roles)

perilaku yang diharapkan dari si pemegang jabatan.

Setiap jabatan dalam struktur kelompok memiliki peran yang menentukan

Tahap-Tahap Pembentukan Kelompok :

1. Tahap pembentukan(Forming)

ini ditandai oleh adanya ketidakpastian (dan sering kali juga kebingungan) mengenai

sasaran, struktur , dan kepemimpinan kelompok. Aktivitas cenderung berpusat pada

usaha anggota untuk memahami dan memberikan definisi mengenai sasaran-sasaran.

2. Tahap Konflik (storming)

banyaknya konfrontasi. dimana muncul kompetisi antar anggota kelompok demi

mendapatkan penugasan yang diharapkan dan perselisihan pendapat mengenai

perilaku-perilaku terkait tugas dan tanggung jawab seseorang.

3. Tahap pembentukan Norma(Norming)

ini juga merupakan tahap dimana kohesivitas kelompok mulai berkembang secara

signifikan. Penukaran Informasi secara terbukakerap terjadi, demikian pula

penerimaan atas perbedaan pendapat, serta usaha pencapaian sasaran-sasaran yang

telah disetujui bersama.

4. Tahap penunjukan Kinerja (Perfoming)

Struktur kelompok telah ditetapkan dan setiap anggota memahami dan menerima

perannya masing” dengan baik.

5. Tahap Pembubaran (Adjourning)

Tahap pertama perkembangan kelompok adalah tahap pembentukan, dan tahap

Tahap konflik bisa disebut tahap emosional, karna cenderung ditandai oleh

Tahap normalisasi ditandai dengan adanya kerja sama dan kekompakan. tahap

Tahap penunjukan kinerja adalah tahap saat kelompok berfungsi sepenuhnya.

Tahap Pembubaran merupakan tahap berakhirnya aktivitas kelompok. 

Team Work


Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok yang bertujuan

untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork

merupakan peleburan berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan

bersama. Tujuan tersebut bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan

dari pribadi paling populer di tim.

Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan

menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli

dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang

dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.


Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork.

Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi perselisihan antar

pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila tidak

kehidupan dalam tim jelas akan terganggu. Bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar

belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Makanya sangat

penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.

Berikut Poin-Poin Teamwork Yang Baik:

a. Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam divisi dan

     kepentingan.

b. Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.

c. Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda mengerjakan

    apa yang saya tidak bisa.

d. Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus disingkirkan.

e. Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.

f. Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi

    minus jika tidak ada saling pengertian.

g. Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi modal

    sukses bersama.

h. Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan

    segera terealisasi.

i. Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team.

   Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu target bersama

   bermuara kemana?

j. Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan

   mempercepat proses pencapaian target.

k. Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada pemboikotan

    kerjasama.

l. Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak

   perlu waktu yang lama.

m. Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.


Implikasi Manajerial

Implikasi menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti sebab oleh sebab itu

implikasi manajerial di bidang team atau kelompok mengakibatkan banyaknya keuntungan

yaitu kegiatan kelompok yang dapat lebih direncakan karena ada proses management team.

Daftar Pustaka : Perilaku dan manajemen organisasi karya John M. Ivancevich, Robert

                           Konopaske, Michael T. Matteson